Selasa, 30 Desember 2008

Mataku di bentang jarum jam
yang sejak senja
memakan malam
sunyi tak kunjung henti melantunkan
nada tunggalnya
mengajakku berjaga menemanimu
engkau sendiri bulat
di gantung gelap
esok aku tiada sempurna
kecuali hatimu untukku

Kias cinta

andai saja dunia tiada warna
kan tetap kukagumi
indah alam ciptaanya
kodratnya kukagumi
akankah jalin warna
sang pelangi
mennyisir mendung
menambat mimpi
terbias semua cahaya
nyata ilham
di alam mimpi
betapa kusyukuri
indahnya kan pasti
melukis kias cinta
hadir menghuni jiwa
menyatu sejuta rasa
karunia penuh makna
ketika dunia gelisa
di hadirkan rasa cinta
menyisih segala duka
anugrah darinya
hanya cinta yang kuharapkan
tiada lain jadi rayuan
namun Dia maha mengerti
tak sanggup insan bersendiri
menempuh semua
menguji naluri

Senin, 29 Desember 2008

Bisikan hati

menatapmu walau sekejap
buatku lupa akan laraku
mengingatmu walau sedetik
bangkitkan rindu
mengisi kalbu
indah cinta bola matamu
siratkan suka hadir
di jiwa
ingin kumiliki segera
segenap cintamu
kurengkuh dalam satu kata cinta
kan ku tulis cerita
tentangmu
di atas sajak penuh kasih
Ku persembahkan susunan kata
tapi tak seindah yang kau kira
tapi ini penuh makna
mewakili sebuah rasa
jika kau tanya
apa arti itu semua
lihatlah dimataku
karena semua
tinggalkan jejak disana
jika kau tanya
kenapa bisa begitu
terus terang
aku tak tahu
karena kata kata
tak sanggup lagi
sampaikan isyarat hatiku

Selamat pagi kasih

Udara yang diam begitu indah
menghadirkan bola mentari dengan kemuning sinarnya
aku teringat kamu terlelap di sudut kamar
terdiam sendiri menanti hari
ku disini tak henti berdoa untukmu
semoga semua berlalu
seperti yang ada di anganmu
jalani hari ini dengan sebaik baik takdirmu
teriring ucapan selamat pagi dariku

Mimpiku

Pagi ini mentari menyapa
dengan lembut sinarnya
belaian penuh kasih
sang maha pencipta
pagi ini aku terbangun
terbangun dari mimpi
yang selama ini
menjadi angan
anganku tentang
dirimu
akankah hadir
hidupku
uraian kasih coba kutawarkan
sentuhan kasih coba kutawarkan
tapi kau diam tanpa kata

Pena kasih

Kutulis rinduku dari pucuk sebuah pena
siratkan kerinduan
dari hati
kepelupuk mata
pancarkan rona cinta
penuh makna
aku merasa
kehilangan
saat aku melihatmu
aku merasa rindu
walau aku didekatmu
kenapa kau pergi tinggalkanku
dihadapku kini
kau tidur terbaring
tinggalkan rindu tak berujung
kucoba buatkan
istana cinta
benteng kasih
perlindungan tuhan
tapi semua tiada guna
karena engkau
telah tiada